“Lagi apa?” Rabiah mendekati adiknya Zain yang sedang sibuk menata buku dan memasukkannya ke dalam kardus besar. Ada banyak buku berserakan di lantai kamar adiknya. Buku pelajaran, buku gambar, majalah anak, dan juga beberapa buku cerita. Sebagian terlihat baru—masih dibalut plastik, sementara yang lain seperti buku bekas, namun masih layak untuk di koleksi. Zain mendongak. “Zain lagi nyiapin buku buat dibagiin kak. Minggu ini, kegiatan berbagi buku kembali di gelar, nah Alhamdulillahnya, bulan ini banyak yang nyumbang. Zain harus menyiapkan semuanya dengan baik agar nanti pas hari H semua sudah tertata rapi.” “Rencana kalian akan pergi kemana?” tanyanya penasaran ikut membantu adiknya menyusun buku. “Tentunya daerah yang masih minim akses menikmati buku bacaan kak. Maish sekitar Sumate

