Tidak seperti sebelumnya saat Aident terjebak di tengah kabut pekat dan menyaksikan kejadian mengenaskan menyayat hati, kali ini ia sedikit berhasil mengontrol diri. Ia sudah tahu kabut ini merupakan serangan dari Lord Glacio. Dan ia juga sudah tahu bahwa kabut ini hanya akan menunjukkan kebohongan yang dapat memengaruhi dirinya untuk membenci orang-orang terkasihnya. Maka dari itu ia sudah siap mengabaikan apa pun yang akan ditunjukkan sang makhluk dingin itu untuk memerdayainya. Kali ini ia bersumpah, ia tidak akan terperdaya lagi. Rupanya keyakinan tersebut dirasakan oleh sang jiwa penguasa kabut yang tengah menyelimuti dua pemuda tangguh yang sedang memburunya. Walaupun hanya berupa bayang-bayang dingin tanpa wujud, makhluk itu masih cukup cerdas untuk mempertimbangkan serangannya. Ke
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


