Saat ini kabut ilusi telah sempurna mencapai titik buta dan tuli bagi Kisha maupun Lilian yang terpapar efeknya. Mereka sama-sama sudah tidak bisa lagi melihat ataupun mendengar satu sama lain. Jangankan itu, untuk bisa merasakan genggaman tangan mereka yang tengah terpaut erat saja rasanya hampir mustahil. Kabut ini seolah melumpuhkan sekujur tubuh mereka, membuat mereka tidak bisa merasakan apa pun kecuali hawa dingin dan kesunyian menyiksa di sekitar. Kisha yang sudah pernah merasakan perasaan ini, setidaknya ia tahu apa yang harus dilakukannya. Ia hanya harus bekerja ekstra memfokuskan diri supaya tangannya masih bisa merasakan keberadaan tangan Lilian. Pokoknya jangan sampai ia kehilangan satu-satunya jejak kehangatan yang masih tersisa. Kalau tidak bisa jadi ia dan gadis penolong ya

