Rex yang sudah berada di lantai atas mendengar suara yang familiar ditelinganya. Ia panik mendengar suara teriakan Litzi. Sumber suara itu terarah ke kamar yang terhubung dengan kamar Kharel. Ia pun berlari di sepanjang lorong. Kharel yang mendengar suara teriakan memekik di dalam kamarnya lantas menatap ke depan dan terkejut melihat Litzi. Tampak Litzi membelalak matanya dengan mulutnya yang ternganga menatap Kharel. Putera ke empat Allard itu menatap bawah, tepat ke tangannya yang memegang towel. Untung saja dia baru membuka ikatan handuknya, bagaimana jika ia telanjang sepenuhnya di depan Litzi, pasti jadi masalah besar. "Apa yang kau lakukan di dalam kamarku?!" kata Litzi dengan was-was. Kharel mengernyit. Saat ia berjalan mendekati Litzi, gadis itu menggerakan tangan ke depan dan m

