"Aku takkan membiarkanmu atau siapapun melenyapkanku. Aku takut bila ku mati, tak ada yang mampu mencintaimu seperti aku mencintaimu. Aku takut bila ku mati, kau sendirian karena aku satu-satunya orang yang benar-benar kau miliki di dunia ini." - Rexford Mackenzie ***** Cadiz, Spain. Pintu kamar terbuka dan pria paruhbaya yang terbaring di ranjang itu menatapnya. Erick menyalakan lampunya dan menutup pintunya kembali. Erick berjalan mendekat dan duduk di kursi yang ada disisi ranjang. Erick menatap tubuh pria itu dengan marah. Pria itu adalah Ayahnya, Rupert Jullien. Rupert terbaring kaku disana, ia stroke. "Buenos noches. Oh ya Ayah, aku punya kabar baik untukmu," kata Erick. Rupert dalam diamnya menunggu apa yang akan putera keduanya itu katakan. "Billionaire USA itu.. sudah

