Hari-hari di kantor selanjutnya mengalir biasa saja, tanpa kehadiran mobil hitam mewah Raka yang dulu sering mengintip dari parkiran depan gedung Axion Grup. Setiap pagi, aku bangun dengan alarm jam 6, mandi air hangat sambil membayangkan pelukannya yang hangat dan kuat, lalu sarapan roti bakar keju buatan Ibu yang selalu disiapkan dengan senyum penuh kasih. Ojek online jadi teman setia ke kantor—perjalanan 30 menit lewat kemacetan Jakarta pagi. Sebenarnya aku juga punya kendaraan mobil, tapi aku malas bermacet ria di jalan. Di kantor sekarang lebih adem ayem, tidak ada kiriman bunga, tidak ada antar jemput yang membuat seisi kantor heboh. Suasana jauh lebih tenang, tidak ada gosip panas. Semua obrolan karyawan tentang topik ringan soal proyek bulanan dan deadline laporan keuangan ya

