Seorang pria sedang mencari keberadaan seseorang. Ia pergi ke kantin, ke seluruh kelas dan ruangan. Ia akhirnya bertemu orang yang ia cari di parkiran. Ia menarik lengan perempuan itu secara kasar, memaksa wanita itu masuk ke dalam mobilnya. Febry kemudian mengunci pintu mobil. Ia mengusap kasar kepalanya. Perempuan itu adalah Nisa, yang kebingungan sekaligus ketakutan melihat kelakuan Febry. “Nis …." Febry kemudian membuka pembicaraan dengan nada frustrasi. “Iya, Kak." "Dari mana kamu tahu alamat apartemenku?" "Ta-ta-tahu dari ayahnya Kak Febry." “Kok bisa tahu dari ayah?" "Waktu itu aku sama ayah ke rumah Kakak buat silaturahmi. Kakak nggak ada di rumah, lalu aku minta alamat apartemen Kakak buat antarkan makanan." "Lantas kamu ingat kejadian yang menimpa kita?" “I-iya ingat, Kak

