BAB 26

1151 Kata

Pagi ini Marisa membersihkan chat dan notifikasi di ponselnya. Sudah beberapa hari tidak ada pesan masuk dari Febry. Marisa tidak peduli jika Febry atau Januar lama tidak menghubungi. Marisa enggan mengirimkan pesan terlebih dahulu. Ia jual mahal, harus mereka yang menghubunginya terlebih dulu. Begitu banyak pesan masuk dari fannya sehingga ia tidak peduli jika salah satu pacarnya tidak ada kabar. Tak lama kemudian, Januar muncul di indekos Marisa. Ternyata pria itu masih ingat untuk menjemputnya. Mobil Januar sudah terparkir di depan kos-kosan Marisa menunggu sang pujaan hati keluar. "Eh, Nak Ganteng lagi nungguin Neng Marisa, ya?” tanya ibu kos Marisa. “Iya bu, mau jemput Marisa biar ngampusnya bareng.” Januar mencium punggung tangan ibu kos. Keduanya berbincang-bincang, menceritakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN