BAB 25

1429 Kata

Seorang gadis terlihat murung dan gelisah ketika pulang ke rumahnya. Begitu sampai dan memarkirkan mobil di pekarangan rumah, ia langsung berlari masuk ke rumah. Bagian k*********a perih setiap ia melangkah, namun ia tak peduli. Ia hanya ingin segera mengunci diri di kamar, menghindar dari semua orang yang tinggal di tempat itu, terutama sang ayah. Nisa masuk ke kamar mandi. Dengan tangan gemetar, ia menyalakan shower. Tanpa menunggu lagi, ia guyur tubuh yang masih terbalut pakaian. Nisa membenturkan kepalanya pada tembok berkali-kali, kemudian melepaskan helai demi helai pakaian yang ia gunakan. Ia mengusap perut yang datar dan membersihkan sedikit darah pada k*********a. Berbagai pikiran muncul dalam benaknya. Apakah aku harus menggunakan kontrasepsi darurat? Apakah aku akan hamil ji

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN