Indra memainkan dan menghisap bibir indah Marisa bagian atas dan bawah secara perlahan. Mata Marisa kemudian membulat, tangannya berusaha menahan da-da bidang Indra agar tidak menempel pada da-danya. Lama-kelamaan Marisa merasa terbuai dengan ciuman Indra. Ia sedikit membuka bibirnya yang langsung dijelajahi oleh lidah Indra. Jantung Marisa berdegup kencang. Ponsel Marisa berdering. Gadis itu mengintip ponselnya. Tangan yang tak ia gunakan untuk menahan da-da Indra, ia pakai untuk mengambil ponsel. Indra segera mengambil kesempatan itu untuk menindih da-da Marisa, menghilangkan jarak diantara mereka. Marisa terpaksa meletakkan ponsel kembali. Tangan kanan Indra memegang leher kiri Marisa. Tangan kirinya ia gunakan untuk memeluk Marisa dengan erat. Jantung Marisa makin berdegup kencang

