* Melody memasuki kamar ini sambil mengusap air mata di pipinya.Melody tersentak saat melihat seorang pria dengan posisi duduk di sofa menatap cemas pada dirinya. "Iqbaal, kamu bangun?" tanya Melody sedikit terkejut. Iqbaal berdiri lalu berjalan mendekati Melody. "Kamu kemana aja?” Melody menelan ludahnya, "Aku tadi kepanasan terus keluar buat nyari udara segar." Melody menunjukkan fakesmilenya. Iqbaal mengangguk-angguk mengerti, memang benar suasana di kamar ini terasa panas, ia pun terbangun tadi karena kepanasan. "Oh, lalu kenapa mata kamu kelihatan merah dan sembap gini?" tanya Iqbaal sambil mengusap pipi Melody. "Kamu abis nangis?" tanyanya lagi. Melody menggeleng cepet, "Ini tadi mungkin karna kurang tidur, dan tadi sempet kelilipan," jawab Melody sedikit terkekeh, namun tak

