Pergi Saja

944 Kata

  Tiga hari kemudian, setelah pulang dari rumah sakit, Talitha memilih untuk tinggal di kediamannya. Ia membutuhkan waktu untuk sendiri, mengingat toko roti yang terbakar itu adalah kontrakan. Talitha harus mengganti ruginya. Walaupun ia tentu mengalami rugi, ini juga sebagian dari tanggung jawabnya. Mungkin tidak penuh, hanya sebagian saja. Kondisi fisik Talitha sendiri sudah cukup dikatakan baik, tetapi entah untuk psikisnya. Jadi hari ini ia gunakan untuk mengalkulasi antara kerugian dan mengganti bangunan yang sudah hancur tak tersisa itu. “Sarapan dulu!” Titahan sang suami membuat Talitha menoleh sejenak, kemudian kembali fokus pada buku dan kalkulatornya. “Kamu enggak usah mikirin masalah ganti rugi bangunan itu, aku udah urus semua.” Kali ini Talitha menoleh ke arah Zufar yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN