Di belahan bumi yang lain, Daren yang tengah tertidur di sebuah sofa dengan keadaan yang mabuk. Terlihat jika Daren baru saja kembali dari club malam. Shera terlihat tersenyum miris melihat bagaimana suaminya. Surat cerai yang Shera dapatkan dari Daren beberapa waktu lalu, masih belum ia setujui. Shera masih ingin berusaha membuat Daren mencintainya. Namun justru membuat Daren semakin kesal melihatnya. Shera menyelimuti Daren yang tertidur tapi ternyata Daren menyadari hal itu. Kedua mata Daren terbuka dan lalu menatap Shera dengan sengit. “Mengapa kau masih ada di sini, Shera!?” “Aku istrimu, sudah sepantasnya aku berada di sini, merawatmu,” jawab Shera dengan lembut “Istri? hahaha aku tidak pernah sekalipun menganggapmu sebagai istriku. Kau hanyalah p*****r, Shera, kemarilah dan b

