Di tengah acara syukuran ulang tahun Adnan bersama orang terdekatnya, Nayla merasa sangat bodoh sekali karena ia tidak mengetahui tentang hari kelahiran sang suami. Hatinya semakin menjerit ketika sejak tadi dirinya selalu mendengar sindiran-sindiran pedas yang selalu dilontarkan oleh ibu mertuanya saat berbicara dengan para tetangganya. Selain itu, dirinya selalu saja dibanding-bandingkan dengan Nita yang menurut ibu mertuanya adalah calon menantu yang selalu beliau idam-idamkan. Nayla benar-benar merasa kesepian berada di acara tersebut karena memang sejak kedatangannya pun Adnan tidak mendekati dirinya. Pria itu terlalu sibuk dengan tamu undangan yang memang sudah sengaja orang tua Adnan ajak bergabung untuk memeriahkan acara malam ini. Tidak bisakah Adnan mendekati Nayla sebentar saj

