Nayla Pergi

1098 Kata

“Kamu masih nanya, kenapa aku bersikap seperti ini sama kamu?” tanya Nayla dengan jari telunjuknya yang sedikit mendorong tubuh Adnan. Haruskah Nayla mengungkapkan semua isi hatinya kepada Adnan saat ini juga ketika acara sedang berlangsung? Tapi bagaimana jika nanti ada yang mendengar pertengkaran mereka? Bukankah mereka akan merasa sangat malu? “Nay, aku mohon kita bahas ini nanti saat acara sudah selesai karena di lu—“ “Kalau begitu aku pulang sekarang,” kata Nayla sembari bangkit dari tempat tidurnya dan hal itu membuat Adnan menarik tangannya. Adnan tentu tidak bisa membiarkan Nayla pulang sendirian dalam keadaan seperti ini karena hatinya pun tidak akan tenang jika sang istri benar-benar pergi. “Aku mohon kamu istirahat sebentar di sini, nanti kalau acaranya sudah selesai baru kit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN