18. Bleeding

1499 Kata

Malam ini aku terdiam sendiri di sini, tepatnya di balkon rumah Gestazh, memikirkan apa yang tadi Glory bicarakan padaku. Dia bilang hantu anak kecil itu datang setelah aku datang ke rumah ini. Selama ini Glory berdiam di rumahnya, karena itu dia tau jika anak kecil itu terbilang baru menghuni rumah ini. Aku semakin dibuat bingung kala setiap aku menatapnya dia seperti meminta tolong padaku. Dengan mata yang mengucurkan darah menunjukkan jika dia bersedih. Aku harus mencari tau arti dari semua ini. "Heh!" "Aaaaa!" Aku tersentak kaget ketika seseorang menepuk pundakku dari belakang. "Hahahahaha..." Sialan! Dia malah menertawaiku. "Menyebalkan! Bisa tidak kau datang tak usah membuatku terkejut?" Protesku di tengah tawanya yang sumbang. "Hahaha baiklah maaf, maaf. sedang apa di sini?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN