Jessa tengah fokus dengan pekerjaannya, ia bahkan lupa sudah waktunya untuk makan siang. Wanita itu menjadi menggilai pekerjaannya karena tidak ingin terus mengingat Moises. Kenangan yang begitu menyakitkan untuk Jessa jika ingat tentang Moises. Beberapa berkas pun selesai, dan Jessa masih menatap layar 14 inc di hadapannya itu. Laporan masuk dari perusahaan cabang, dan membuatnya sibuk kembali. Hingga akhirnya seseorang mengacaukan konsentrasi-nya. “Kenapa kau lebih mencintai pekerjaanmu daripada makan siang bersamaku?” ujar Evan yang baru saja sampai di sana. Dengan membawa makanan untuk kekasihnya itu, kini Evan menghentikan kegiatan Jessa untuk beberapa saat. “Evan … kenapa kau kemari?” “Sayang … kau harus menjaga kesehatan. Sudah kukatakan untuk tidak terlalu bekerja dengan kera

