Jessa kembali sadar pada keesokan harinya, ia melihat ada Evan di sana dengan memegang tangannya. Wajah Jessa terlihat kecewa pada pria itu, kenapa Evan tidak memberitahukan mengenai mata yang saat ini ia gunakan? Jessa menghindari pandangan mata Evan, dan ia terlihat begitu emosi saat ini. Sementara di dekat pintu masuk, Zetta terlihat baru saja datang dan menghampiri Jessa. Felix menghubungi Zetta untuk memberitahu Jessa mengenai Moises. “Kakak, kau baik-baik saja?” Jessa hanya terdiam, ia bahkan tidak ingin berkata apapun saat ini. “Sayang … kami tahu kau pasti marah, tetapi … jika kami mengatakannya lebih awal, bukankah kau pasti akan langsung menolak hal ini?” ujar Evan mencoba untuk membuat Jessa menghiraukan dirinya. “Kakak, jangan marah. Kakakku pasti akan sedih jika tahu kau

