Pov Mandala Mendengar pengakuan Nailis tentang bagaimana ia menjaga dirinya selama ini dan betapa patuhnya ia pada ayahnya. Perasaan bersalah itu kembali hadir, karena tanpa sengaja aku dengan tidak bertanggung jawab telah merusaknya dan membuat hidupnya menjadi berantakan setelah kejadian naas itu. Maafkan aku Nai ... aku akan berusaha mengganti kesedihanmu dulu dengan bahagia untuk seterusnya. Aku janji ... Hujan semakin lebat, angin bertiup kencang mengombang-ambing pepohonan disisi kanan kiri jalan. Padahal tadi di desa Nailis suasana begitu cerah tidak ada tanda-tanda akan turun hujan. Begitu memasuki daerah kota suasana mulai menggelap, rintik hujan mulai turun dibarengi dengan angin kencang. Aku membelokkan mobil ke sebuah rumah makan terdekat. Aku sering melewati beberapa caban

