Tak.... Tak.... Tak.... Suara batu kecil yang mengenai pintu balkon kamarnya berhasil mengusik Prilly yang sedang bersantai. Prilly berusaha untuk menghiraukannya. Namun makin lama suara itu makin mengganggu. Akhirnya Prilly memutuskan untuk menuju balkon kamarnya. Prilly tampak kaget saat melihat seseorang dengan kostum kelinci berada di bawah balkon kamarnya dengan. Wajahnya tak tampak karena tertutup kostum kepala kelincinya. “Lo siapa?” Tanya Prilly. Seseorang itu mengeluarkan sebuah tulisan kemudian memperlihatkannya pada Prilly. Turun dulu dong. Prilly mengerutkan keningnya. Namun karna merasa penasaran. Prilly pun bergegas menghampirinya. “Lo siapa sih?” Tanya Prilly lagi saat kini ia sudah ada di hadapan orang itu. Orang itu kembali memperlihatkan sebuah tulisan. Kala

