Menyibak Hal yang Tersembunyi

1833 Kata

Sudah hampir tiga tahun, Bara tinggal bersama Pak De dan Bu De. Kedua orangtua itu sangat tulus merawat Bara. Meskipun mereka hidup sederhana dan tinggal di pondok kecil yang tampak riot, Bara selalu bersyukur karena masih diberi tumpangan. “Pak De, Bu De… Bara pamit ya!” Bara mencium tangan keduanya yang tampak kotor oleh debu kayu api. “Bara jangan nakal di sana ya,” pinta Bu De sembari mengelus wajah Bara yang sembab. “Bang Bara akan baik-baik saja kok di sana. ya kan Bang Bara?” Vony kecil menyela. “Iya. Pak De dan Bu De jangan khawatir ya, nanti Bara akan sering-sering datang ke sini kok.” “Terima kasih, Bu. Kami bersyukur masih ada orang berhati baik yang mau melanjutkan untuk merawat dan membesarkan Bara,” ucap Bu De. “Kalau bisa, kami mohon supaya Bara bisa sekolah, Bu. Kasih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN