Kehilangan jejak

1857 Kata

Ketika Bara sudah melangkah pergi, Winda mulai usil dengan sikap Clary yang ia pantau sejak tadi. Naluri Winda bisa menebak jika telah terjadi sesuatu di antara mereka. "Lo benar sama Bara belum menikah?" "Sssttt ... kepo banget sih lo." Clary mengatup bibirnya sendiri dengan jari telunjuk, berharap agar sahabatnya itu bisa diam. "Habisnya gue bingung sih. Ada apa, hah?!" Winda menarik sebelah alis matanya ke atas. "Rumit." Clary menjawab singkat. "Lo dari dulu emang gitu, ah. Nggak negrti gue." "Tapi lebih keren perjalanan cinta lo sama Dean." "Ooo, jelas. Dean mungkin lebih gentleman dari pada Bara." "Tepat sekali." Clary menyetujui. Jemari lentik Clary mengetuk-ngetuk meja. Ada banyak hal yang ingin ia ceritakan pada Winda Ia juga kagum mendengar cerita perjuangan Dean untuk m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN