“Vina tolong ke ruangan saya,” ucap Kevin saat ia baru saja tiba di kantor. “Baik Pak.” Vina mengikuti langkah kaki bosnya dan Kevin menyalakan laptop yang ia bawa tadi. “Tolong kamu pesan semua yang ada di laptop saya. Kamu kirim saja ke email kamu ya. Terus pastikan semuanya sempurna dan tidak ada yang kurang sedikit saja. Kamu tahu kan kalau Nyonya Ratu selalu ingin perfect.” “Saya mengerti Pak. Ini nama filenya yang apa ya Pak?” “Wedding.” “Wow, jadi Bapak akan menikah? Apa dengan Nona Mikaila?” “Bukan.” Vina mengangguk paham, ia bisa mengerti situasinya saat melihat wajah bosnya yang sedikit banyak pikiran. Vina mengirim semua filenya dan ia benar-benar sangat teliti sekali. Banyak yang Vina tanya agar tidak terjadi kesalahan nantinya. “Ok Pak,

