Taman Hiburan

1865 Kata

Kevin membawa Aurora ke sebuah pantai. Ia ingin mengajak calon istrinya untuk melihat sunset bersama sambil meminum air kelapa hijau.   Duduk di tepi pantai berdua sambil menatap langit-langit yang perlahan-lahan mulai menggelap. Betapa indahnya matahari yang berwarna orange itu.   “Sudah lama aku tidak pergi ke pantai.”   Kevin tersenyum. Ia menatap wajah calon istrinya dari samping. Rambut Aurora yang berterbangan akibat angin yang kencang menghalangi wajah cantiknya.   Kevin mengulurkan sebelah tangannya untuk menyingkirkan rambut Aurora yang menutupi wajah cantiknya.   Aurora melihat ke arah Kevin sambil tersenyum. “Apa yang kamu rasakan?”   Kevin tersenyum. Ia menatap langit-langit sambil membayangkan wajah cantik calon istrinya terukir di atas awan sana.   “Terima kasi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN