Hampir dua jam Kevin tertidur di pangkuan calon istrinya. Aurora merasa kakinya sangat sakit sekali. Kevin membuka kedua matanya saat merasakan pergerakan yang dilakukan oleh Aurora. “Ra, maaf.” Aurora tersenyum. “Tidak apa-apa. Apa sekarang sudah jauh lebih baik? Bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan?” ajak Aurora dan Kevin mengangguk. “Aku ganti baju dulu ya.” Kevin mengangguk lagi lalu Aurora mencoba berdiri. Ia merasakan kedua kakinya yang kaku. Aurora meringis menahan rasa sakitnya. “Kamu kenapa?” “Tidak apa-apa kok. Tunggu ya.” Aurora menuju kamarnya untuk mengganti pakaiannya dan setelah selesai merias wajahnya Aurora mengetuk pintu kamar Rena. “Ren, aku mau pergi dulu ya.” “Iya Ra, hati-hati ya,” ucap Rena lalu ia mengikuti Aurora. Kevin ber

