Di kantor Aurora. Rena sedang sibuk membereskan semua pekerjaan Aurora yang sedang ia handle. Tapi Rena sama sekali tidak bisa konsen dengan pekerjaannya karena memikirkan keadaan Aurora yang sedang sakit. “Kira-kira sudah makan belum ya? Apa aku pesankan saja ya biar di antar ke rumah? Atau aku pulang sebentar deh takut dia enggak mau makan supnya,” gumam Rena sambil merapihkannya. Rena merapihkan meja kerjanya, ia mengambil tasnya lalu bergegas menuju restoran favorit Aurora. Ia akan memesankan beberapa makanan kesukaan Aurora agar bosnya itu bisa makan banyak dan cepat sembuh. Rena mengambil mobil yang ia bawa lalu mengemudikannya. “Apa telepon Pak Kevin saja ya? Tapi nanti dibilang cerewet lagi. Tidak usah saja deh,” gerutu Rena. Di apartemen Aurora. Kevin terus

