Selesai mengantar Dalia ke rumahnya dengan selamat, Gibran mengajak Dirana pulang ke rumah mereka. Sejak Dalia pulang dan masuk ke dalam rumahnya, Dirana jadi pendiam. Sering kali Gibran mengajak istrinya itu bicara atau bercanda, tetapi Dirana hanya diam saja tanpa merespons sedikit pun. Tidak ada sahutan, apalagi rengekan manja istrinya itu. Mereka sampai di halaman rumah. Begitu Dirana turun dari mobil, ia melangkah lebih dulu masuk ke dalam rumah tanpa menunggu Gibran yang masih ada di dalam mobil. Gibran mendesah panjang, kenapa lagi sama istrinya. Dirana buru-buru masuk ke dalam rumah tanpa menunggu Gibran. Sebelum ia kembali ke tempat duduknya di sofa, perempuan itu pergi mengambil sebotol air dingin dari kulkas lalu kembali ke ruang tengah. Ia menghidupkan televisi kemudian dud

