Nggak Kenal Malu

1279 Kata

Rupanya, Dalia belum menyerah juga untuk mendekati Gibran. Mau dimarahi, mau dimaki-maki sampai kena tampar pun nantinya dia tidak akan peduli. Kyla itu hanya sepupu Gibran, bukan ibunya, apalagi istri Gibran. Sore ini, tepatnya saat ia akan pulang ke rumah, ia melihat Gibran ada di depan gerbang sambil mengobrol dengan seorang lelaki yang ia kenali sebagai guru di sekolahnya. Mereka saling kenal? Ah. Ini waktunya yang tepat untuk mendekati lelaki itu. Memang ya, kalau jodoh tuh nggak ke mana. Kemarin dia dimarah-marahin sama Kyla. Eh, di sini malah Gibran sendiri yang datang ke sekolahnya. Dia jadi makin yakin kalau Tuhan memang mentakdirkan Gibran untuknya. Gibran tertawa bersama Rado—guru di sekolah Dalia. Rado pun sebelas-duabelas sama Gibran. Sama-sama ganteng, sama-sama pinter.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN