Melamarmu

2081 Kata

'Perasaan seperti apa ini? Kenapa ia mencabik-cabik bagian dalam diriku, bagai rasa lapar dan dahaga? Mana mungkin ini cinta. Cinta itu, hangat dan lembut seperti gundukan dedaunan. Tetapi perasaan ini gelap, seperti bayangan di bawah semak belukar, dan menyerupai perasaan lapar. Pasti ada istilah lain untuk menggambarkan duka ini, karena tidak mungkin ada istilah yang sama untuk menyimbolkan kehidupan dan kematian, atau bulan dan matahari.' Kalila berpikir seorang diri, sambil meninggalkan Ken Arashi yang telah mengusirnya dengan tega hati. Kesal, wanita ini telah menunggu sangat lama. Padahal ia telah membayangkan pertemuan dan sentuhan yang memukau hingga mampu mengobati kerinduan dan kesepian akibat perpisahan. Tetapi nyatanya Ken malah menciptakan jarak baru, meskipun keduanya telah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN