Aurora Diizinkan Oleh Ibun

1853 Kata

Baru juga mau melangkah masuk ke dalam rumah tapi sudah di cegah oleh Ibun. Padahal, Rara sudah bersembunyi dan tidak menunjukkan jati dirinya tapi tetap saja, Ibun merasakan ada sesuatu yang baru. Dari arah dalam terdengar langkah kaki mendekat, dan ternyata, Ayah. "Siapa yang bertamu, Bun?" "Loh, Abang dan Adik kenapa gak langsung masuk? Kok di cegah, Bun?" "Nanti dulu, Ay." "Ayo masuk dulu, ah. Anak baru pulang kok sudah di cegah. Introgasinya di dalam saja, gak baik masih di pintu sudah di introgasi," tuturnya seakan paham. Ayah Fauzi memang penolong Rey dan Tata, selalu paham apa yang terjadi dan bisa mencairkan suasana yang akan terasa panas. "Lebih enak, ngobrolnya di ruang keluarga, sambil ngemil dan minum, Bun." Ayah merangkul Ibun dan mengajaknya menuju ruang keluarga. "Ab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN