Mitapun berjalan perlahan sambil menengok kanan kiri sekitar. Dipersimpangan Mita belok seperti yang ditunjukan security tadi sampai akhirnya terlihat neonbox bertuliskan Mozza. Mita berjalan semakin mendekat sampai di depan restoran tersebut Mita berdiri mematung. Sampai ada seseorang pegawai restoran yang menyapa Mita. “Permisi Mba, silahkan berkunjung direstoran kami.!!” Mitapun tersentak kaget mendengar tawaran itu. “Mmmmm ... aku mau tanya apa di sini ada yang bernama Arman?” tanya Mita. “Ada.” “Ternyata ada, berarti benar ini tempatnya,” kata Mita dalam hatinya. ”Boleh saya bertemu dengannya?” “Silahkan masuk,” ajak pegawai itu. Mitapun masuk kedalam restoran itu,setelah Mita masuk ternyata di dalamnya cukup luas untuk sebuah restoran, tempatnya terlihat nyaman, Mita memperha

