EPS 42

1617 Kata

Arman tersenyum melihat Mita yang keheranan dihadapannya. “Silahkan duduk.” Mita tidak menyangka jika Arman lah yang akan menjadi Boss barunya. Mita benar-benar merasa terkejut hingga tubuhnya merasa kaku untuk bergerak. “Jika kamu masih berdiri di situ kapan kita akan memulai interviewnya?” kata Arman. “Benar kamu yang akan menginterview ku?” tanya Mita. Arman tertawa mendengar pertanyaan Mita. “Sebelumnya aku minta maaf jika membuatmu jadi kaget seperti ini. Tapi aku tidak bermaksud untuk menutupinya.” Perlahan Mita sudah mulai melanjutkan langkahnya dan menarik kursih yang ada di hadapan Arman lalu duduk dihadapannya. “Bisa aku lihat berkas lamaranmu dulu?” pinta Arman. Mitapun memberikan map coklat yang sedari tadi ia tenteng dari rumah. Arman mulai membuka dan membacanya ses

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN