Kevin terlihat semakin merasa gelisah saat itu, Kevin kemudian segera mencuci tangannya. “Mmm ... kayanya bukan mba.” Kevin langsung mengambil dompetnya dan menyisipkan ke telapak tangan si pengamen itu. “Udah-udah dari pada kelamaan ngobrol di sini mending ngamen di meja lain sana biar dapat uang banyak.” “Makasih Mas, Enggak mau beli topi saya lagi ni mas? masih baru kalo yang ini mas.” Kata si pengamen mencoba menawarkan topinya sambil mencopotnya. “Enggak ... enggak,” sambil mendorong tubuh si pengamen itu agar segera pergi meninggalkan mejanya. “I_iya mas, makasih ya Mas, Mba, Permisi.” Pengamen itupun pergi. Kevinpun menghela nafas panjang. “Untung enggak ketahuan, hampir saja. bisa-bisanya aku lupa kalo sudah membeli topi busuknya saat itu.” Kata Kevin dalam hati. Mita masih

