Bab 120.-1

715 Kata

“Kemeja lengan panjang putih, kotak-kotak kecil warna hijau.” Kansa menggumam pelan membaca sebuah pesan di layar ponsel. Menarik pelan napasnya, Kansa kemudian memasukkan ponsel ke dalam tas, lalu melanjutkan ayunan kaki yang sempat terhenti. Setelah menunda pertemuan dengan seseorang yang membutuhkan bantuannya hingga akhir pekan, akhirnya Kansa membuat janji temu dengan calon kliennya tersebut. Tentu saja janji temu mereka di tempat umum. Sebuah restoran yang menjual makanan-makanan halal. Kansa mendorong pintu kaca. Dua kakinya terayun masuk—melewati ambang pintu. Suasana ramai tempat makan tersebut langsung menyapa pemandangan mata Kansa. Jam makan siang. Tidak heran jika tempat makan tersebut dalam keadaan nyaris penuh. Ketika mengedarkan pandangan mata, hanya ada bebera meja yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN