“Banyak kejadian istri pergi saat hamil. Mama tidak tahu? Sepuluh tahun kemudian dia datang dengan membawa anaknya. Meminta hak untuk anaknya.” Marita mendesah mengingat perkataan putrinya. Kesal lantaran kalimat itu berhasil membuatnya tidak bisa berhenti berpikir. Marita menggelengkan kepala. “Apa sudah ada perkembangan?” Mendengar suara suaminya, Marita memutar kepala. Suaminya sedang tersambung dengan seseorang melalui ponsel. “Laporkan padaku setiap kamu mendapatkan perkembangan. Sekecil apapun. Putraku sedang sibuk dengan urusan pekerjaan. Aku tidak mau konsentrasinya pecah karena masalah itu. Aku yang akan mengurusnya.” “Menurut saya, ada kemungkinan perempuan itu pergi ke luar negeri. Saya sudah menemukan data sopir taksi yang kemungkinan besar menjemput perempuan itu ke rumah

