Bab 40 : Ditantang

1249 Kata

Si Putih Bab 40 : Ditantang "Bang, aku kangen kamu," bisik seorang wanita. Segera kubuka mata dan ternyata aku sedang bersama dia--wanita bergaun putih yang kemarin menikah denganku. Eh, kapan, ya, itu? Otak mendadak error, apalagi berada sedekat ini denganya. Debaran di jantung ini bertalu dengan sangat cepat. "Abang .... " ucapnya dengan hembusan napas yang bisa kurasakan. Napasnya wangi dan menyegarkan, membuat hasrat naik ke ubun-ubun saja. Apalagi wajahnya sedekat ini denganku. Melihat bibir mungilnya, aku semakin tak bisa untuk menguasai diri. Aku tak kuasa lagi, tak tahan rasanya, apalagi napas ini mulai terengah-engah. Langsung saja kurengkuh bibir merona itu dan menikmatinya. Adegan semakin panas saat dia membalasnya. Agh, aku semakin tak bisa menguasai diri dan kejadian mala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN