Si Putih Bab 41 : Dia Suka Laut Sesuai janji, usai mandi, aku mengajak Nadine untuk makan siang ke restoran atas. Eh, belum masuk jam-nya makan siang sih, tapi mau disebut sarapan juga ini udah kesiangan sebab sudah pukul 10 lewat. Setelah selesai makan, kami kembali ke kamar. Di dalam pikiranku ini masih saja terbayangan adegan yang gagal tadi tapi aku malah kebingungan untuk kembali memulainya. Nadine meraih ponselnya lalu duduk selonjoran di atas tempat tidur dan aku pun akan melakukan hal yang sama. Kami ini menikah tanpa pacaran, jadi wajar saja kali kalau hari-hari awal pernikahan ini kami masih tahapan PDKT. “Nadine, jadi kita akan pergi ke mana untuk menikmati bulan madu kita?” tanyaku berusaha memulai topik obrolan, mau langsung lanjut ke adegan yang tadi, nanti takut dituduh

