"Pernahkah kau mengira seperti apa bentuk cinta?" “Teh, ambil gayung, pengki sama sabun cuci cair di rak belakang cepetan!” Gauri menghela nafas, baru saja ia minum seteguk sudah di suruh Mama mengambil barang ini-itu tanpa berhenti. Perutnya juga sudah keroncongan minta di isi. Hari ini Gauri terpaksa membantu Mamanya bekerja di toko kelontongan, karena pegawai Mama sedang ijin sakit sehingga Mama meminta Gauri ikut membantu. Mama hanya memiliki satu pegawai, namanya Dadang lelaki berusia 35 tahun. Mama sengaja hanya memakai satu pegawai dan itu pun lelaki, karena kata Mama laki-laki itu tenaganya besar, kalau angkut karung enggak pusing apalagi Dadang sering bawa istrinya buat bantu di toko kalau rame. Gauri sendiri rencananya hari ini ingin menyelesaikan karyanya untuk di pajang d

