Aram terbangun saat menyadari kedatangan Nathalie. Semula pria itu bermaksud hanya merebahkan dirinya sebentar, namun ia justru tertidur pulas dan sekarang cahaya senja terlihat dari jendela kamarnya. Nathalie berjalan menuju jendela sambil melepaskan satu per satu sepatunya. Wanita itu menutup tirai jendela, lalu meletakkan sepatu yang ia tenteng di tangan kanannya ke rak sepatu di sudut ruangan dekat kamar mandi. Suara air yang mengucur dari wastafel terdengar samar di telinga Aram. Pria itu beranjak dari kasur, mendekati Nathalie yang sedang mencuci mukanya di kamar mandi. Harum rambut Nathalie adalah salah satu dari semua hal yang ia rindukan tentang ‘pulang’. Seketika semua rasa lelahnya sirna saat ia merasakan kehangatan Nathalie di tubuhnya.

