Prosecution | Chapter 40

968 Kata

              Ben seolah tenggelam di tengah kegelapan. Entah sudah berapa lama ia tidak keluar dari kamarnya, dan membiarkan perutnya hanya diisi beberapa gelas air putih, tanpa makanan apa pun.             Ini adalah caranya berduka. Sepanjang hari yang ia lakukan hanya tidur, bangun hanya untuk mandi, dan sesekali terbangun di saat senja merapat menuju malam.             Chrissy telah menjadi bagian dari hidupnya, dan mendominasi semua ruang berpikirnya. Kepergian Chrissy menjadi titik terberat dalam hidupnya. Bagi Ben, dunia seolah berhenti berputar. Tidak bergerak maju, atau pun mundur.  Pria itu terjebak dalam kenangan. Ingatan tentang bagaimana mereka pertama kali bertemu saat kecil, berulang kali berubah menjadi bunga tidurnya, lalu berkembang menjadi sebuah kilasan cepat akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN