Chrissy menatap kosong ke jalanan di luar kafe tempatnya berada sekarang. Kopi yang dia minum adalah kopi kelima yang ia nikmati, sejak dua jam lalu duduk di kursi dekat tembok kaca kafe ini. Saat Chrissy menempelkan cangkir kopinya di bibir dan hendak menyesap cairan pekat itu, seseorang menepuk pundaknya. Seketika Chrissy mendongakkan kepala, melempar seutas senyum manis kepada pria yang juga sedang tersenyum kepadanya. "Sudah lama?" tanya pria itu, mengecup pipi kiri dan kanan Chrissy. "Yep. It's been two hours...." Chrissy meletakkan kembali cangkir yang tidak jadi ia minum isinya di atas meja. Kedua mata cokelat pria yang kini mengambil duduk di hadapannya pun membulat. "Selama itu? Jangan bilang kalau—" "

