PART 28 – CAHAYA SURGA

1049 Kata

Jika aku disebutnya cahaya syurga, aku menyebutnya apa? dia lebih dari itu, dia pemimpin rumah tanggaku, pendampingku dalam belajar agama, dan penumbuh bunga hati disetiap hariku.  Ah entahlah, semakin kesini, aku mulai tau bagaimana rasanya mencintai dan dicintai dalam suatu hubungan yang sudah sah dimata-Nya. "Sarah, apa yang kamu lakukan disini? Bukannya kamu harus berangkat kerja ya?" Suara yang sangat aku kenal sekali. Zufar berdiri diambang pintu dapur, wajahnya yang kucel karena masih bangun tidur membuatnya semakin tampan. "Hari ini aku ijin nggak masuk kerja." Jawabku. Setelah menikah, kita berdua berkomitmen untuk tidak membatasi apa yang sedang masing-masing lakukan, yang penting tidak melampaui batas dari ikatan suci kita. Aku tetap dengan aktivitasku sebagai seorang admin d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN