#21

1152 Kata

Pandu memeluk Kiara yang terlihat gugup. "Apakah dia,  dia bercerita semua pada mas Pandu?" tanya Kiara dengan mata berkaca-kaca. Pandu mengangguk, Kiara mulai mengusap air matanya. "Waktu itu usiaku masih 16 tahun,  bisa mas bayangkan,  anak seusia itu melihat hal yang tak patut ia lihat,  melihat orang yang ia yakini akan memberinya kebahagiaan ternyata memberikan kesakitan dan trauma yang dalam, sampai aku berpikir bahwa orang yang melakukan hubungan seperti itu pasti menyakitkan, karena aku tidak hanya mendengar desahan tapi juga teriakan, meski aku mulai membuka hati setelahnya,  akhirnya hubungan itu tak pernah lama, trauma membuatku takut disentuh laki-laki, jika akhirnya aku mau diajak menikah oleh mas Pandu karena aku mengenal mas sejak aku kecil, dan mungkin mas ingat saat ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN