#37

1238 Kata

Pandu tak menghiraukan panggilan Evelyn,  ia bergegas masuk ke mobilnya, menghidupkan mesin dan melajukan mobil ke luar dari area parkir. Mendadak d**a Pandu sesak karena menahan marah, mengingat kembali kata-kata Evelyn tadi bahwa ia melakukannya berkali-kali dengan laki-laki itu. Ia bersyukur Allah membuka fakta tersembunyi, meski dengan jalan menyakitkan. Pandu menepikan mobilnya melangkah cepat melalui loby, mengurus administrasi dan memasuki kamar Kiara,  di sana mamanya sudah siap membawa tas kecil yang berisi baju Kiara, sedangkan mama Kiara menggendong bayinya. Bersama-sama mereka menuju mobil yang terparkir di dekat loby. "Sayang pakai kursi roda aja,  takut kamu masih lelah," ujar Pandu dam Kiara menggeleng pelan. "Nggak papa,  aku sudah sangat sehat," kata Kiara namun t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN