#32

1167 Kata

Pandu memandang wajah Kiara yang tampak lelah, menyelonjorkan kakinya di kasur dan Pandu memijit pelan. "Udah enakan?" tanya Pandu. "He'eh, kram bolak balik deh mas,  tadi Kia telpon mama katanya sih nggak papa," ujar Kiara mengernyikan dahinya waktu pijitan Pandu dirasa sakit. "Eeemmm mas boleh nggak,  nanti aku ngelahirkannya di Tokyo aja,  kan ada mama mas Pandu, kalau di sini aku sendiri kan,  trus mana baru ngelahirkan anak pertama pastilah belum ekspert, mau minta tolong kak Tia ya nggak enak juga kalau terus terusan, boleh nggak mas?" tanya Kia. "Boleh,  kamu merasa nyamannya di mana,  cuman rekap mediknya kita bawa,  jadi pas ngelahirkan dokter yang di Tokyo tahu perkembangan bayi kamu sejak awal periksa ke dokter kandungan di sini," ujar Pandu memberi saran. "Iya mas,  kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN