"Kamu Abighea Citra?" "Iya." "Surat cinta kamu ada dimading. Cieeee!!!" Hanya perlu satu tarikan nafas, gadis itu langsung berlari dari kelasnya menuju gerombolan murid yang tertawa terbahak-bahak sambil menunjuk-nunjuk mading. "Misi-misi..." Dengan sekuat tenaga, ia mencoba mencari celah agar bisa menggapai mading. Disana surat cinta miliknya untuk sang kakak kelas tertempel pada papan mading dengan indahnya. Mungkin yang membuat para murid mentertawakannya adalah surat balasan yang tertempel disebelahnya. "Jawabannya: Nggak! Gue nggak mau jadi pacar lo!" Ghea langsung mengambil paksa kedua surat memalukan itu dengan sekali tarik. Matanya memanas, nafasnya memburu karena malu. Ia mundur, mencoba tak menghiraukan teriakan mengejek dari para siswa. Ia berlari menuju gudang belakang,

