Memori Kelam

1542 Kata

“Rey, Niko disandera sama anak-anak Triton,” kata Raffa dari ujung telepon. “Apa maksud lo?” tanya Reyhan dengan suara datar. “Mereka jadiin Niko sebagai sandera supaya lo mau balap liar lawan Ado.” Reyhan mematikan sambungan telepon dan membanting ponselnya pada meja kedai. Perilaku cowok itu membuat beberapa pengunjung kedai mengalihkan perhatian mereka pada Reyhan. Namun, Reyhan tak peduli. “Ada apa, Rey?” tanya Caca dengan nada lembut. “Niko, Ca ...,” ucap Reyhan lirih. Reyhan berdiri diikuti oleh Caca. Mereka pun keluar dari kedai. “Rey?” tegur Caca saat mereka sudah ada di depan motor Reyhan dan bersiap untuk pergi. Reyhan yang semula berdiri membelakangi Caca pun akhirnya berbalik. Cowok itu meraih bahu Caca, lalu melayangkan tatapan memohon. “Niko kenapa, Rey?” tanya Caca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN