Selin kira Joshua bercanda. Namun nada bicaranya yang terlampau serius itu membuat Selin berpikir dua kali dan berakhir di Bandara Halim Perdana Kusuma. Dalam hatinya Selin tak berharap Joshua muncul, tapi apa yang terjadi justru sebaliknya. Joshua sedang duduk manis di salah satu kafe dekat gate international dengan segelas moccachino di tangan kanannya. "Hai ...," sapa Selin canggung. Bukannya ia tak bahagia bertemu Joshua setelah sekian lama. Hanya saja ini terlalu mendadak. Selin belum menyiapkan skenario apa-apa! Joshua otomatis memeluk Selin. "Aduh masih aja bantet lo," ejek Joshua. "Denger ya, lo tuh di London nggak sampai 3 bulan, jadi wajar kalau badan gue masih stuck gini," Selin membela diri. Joshua tertawa. "Lo libur apa gimana?" tanya Selin. J

