"Sky," lirih Shoera mendekati putranya di bed. Ia menyentuh pelan tangan Sky. Anak itu merespon dengan mengerjapkan mata. Shoera tersenyum di balik maskernya. “Mami disini, sayang.” ujar Shoera, tanpa terasa air matanya menitik, buru-buru ia menyeka butiran bening itu. Putranya tidak boleh melihatnya menangis. "Mami mencemaskanmu." lirihnya, mengulas senyum lembut di bibirnya. Sky menggerakkan jarinya membalas belaian tangan Shoera. Melihat Shoera bersamanya membuatnya bahagia, jelas terlihat dari mata Sky yang bersinar. “Terima kasih sayang, kau berjuang kembali. Maafkan Mami tidak becus merawatmu.” bisik Shoera menyalahkan dirinya Sky merespon ucapan Shoera dengan menggerakkan kepalanya ke kiri dan kanan secara perlahan. “Aku mencintai Mami, ini bukan kesalahan Mami.” Sky membatin

