“Ra?” “Hm?” “Gue random banget deh,” Celetuk laki-laki tersebut, kemudian kembali menatap gadis cantik dengan rambut berwarna aneh di depan wajahnya yang memang ia miliki sejak lahir. "Nanti kalau udah lulus, habis gitu gue udah mapan dan bisa kerja di jepang kaya yang gue mimpiin, pokoknya nanti lo nikahnya sama gue ya Ra. Mau kan?" Lanjut laki-laki tersebut sebari melempar pertany asal kepada Sera, Sera berdecak pelan, tangan kanannya sedikit menoyor kepala Azka sambil menatap malas sahabatnya itu, yang terkadang sedikit muak dengan segala ucapan konyol yang di lontarkannya. "Halu mulu, apa gak capek Ka?” Dengan refleks gadis itu langsung bangkit dari duduknya dan meninggalkan Azka yang sudah tertawa geli melihat kepergian Sera. Sederhana, ini hanya lah momen indah di masa lalu Sera

